Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang, Bantuan Terus Disalurkan
JAKARTA – Korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Hingga Rabu (19/8/2026) pagi, jumlah korban tewas mencapai 71 orang setelah bertambah satu korban di Kabupaten Nagekeo.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bantuan logistik dan penanganan darurat masih terus dilakukan di tujuh kabupaten terdampak. Pemerintah menargetkan distribusi bantuan dapat menjangkau seluruh wilayah terisolir dalam beberapa hari ke depan.
Korban Meninggal Bertambah
Sebelumnya, hingga Selasa (18/8), BNPB mencatat 70 orang meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka-luka. Dari korban luka tersebut, 40 orang mengalami luka berat dan 92 lainnya luka ringan.
Basarnas juga menyampaikan bahwa hingga 18 Agustus tidak ada lagi laporan warga yang hilang dalam pencarian pascagempa.
Ribuan Gempa Susulan Masih Terjadi
Aktivitas gempa susulan masih terjadi di wilayah NTT. BMKG mencatat 3.002 gempa susulan hingga Rabu pukul 14.00 WIB, dengan magnitudo antara 1,1 hingga 6,2.
Sebanyak 86 gempa susulan dilaporkan dirasakan oleh masyarakat, termasuk 25 gempa dengan magnitudo di atas 5.
BMKG menjelaskan gempa susulan merupakan bagian dari proses penyesuaian kerak bumi setelah gempa utama. Aktivitas tersebut diperkirakan masih dapat berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Bantuan Terus Didistribusikan
Pemerintah terus mengirimkan bantuan ke wilayah terdampak. Hingga Sabtu (15/8) malam, sebanyak 27 ton logistik telah dikirimkan ke NTT.
Distribusi bantuan menjadi tantangan karena sejumlah akses menuju wilayah terdampak mengalami kerusakan. Pengiriman dilakukan melalui jalur darat, laut, maupun udara sesuai kondisi di lapangan.
Bantuan yang disalurkan antara lain makanan, tenda, obat-obatan, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya.
Masyarakat Diminta Waspada
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap waspada terhadap gempa susulan dan tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan.
BNPB dan pemerintah daerah masih melakukan pendataan korban serta kerusakan untuk menentukan kebutuhan penanganan selanjutnya.
Sumber
